Minggu, 25 November 2012

Ikatan Tanpa Cinta

kuatkah ku menjalani ini??
kebersamaan kita memang indah, bahkan terasa sangat manis
kau teman berbagiku, kau tempat bersandarku
mendengarkan gelak tawaku, meredakan tangisanku,,,
menghangatkan tubuh dan jiwaku

Tapi, dalam tawa itu aku menjerit
dalam kehangatan dekapanmu ku menggigil
kau “teman” terbaikku, tapi bukan pemilik cintaku

Hatiku hanya untuknya
cinta inipun telah utuh menjadi miliknya
walau takkan pernah bersatu,,
karena aku tak mungkin memilikinya
dan tak akan pernah bisa memiliki seutuhnya


Cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi, . . . Memberi banyak kehidupan, . . . Membuat orang ingin tahu, . . . Dan tiap orang pasti mengalami cinta, . . . Cinta itu keikhlasan, . . . Cinta itu Kemauan, . . . Cinta itu saling mengerti, . . . Cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati, . . . Jadikan cinta litu indah dihatimu, . . . Karena cinta bisa seindah yang kau mau, . . . Aku mencintaimu Dalam segala kurang dan lebihmu, . . . Dalam pintaku pada-NYA terselip namamu yang selalu kurindu, . . . . . . ,I LOVE U, . . . Read more at: http://operatorku.blogspot.com/2012/07/puisi-cinta.html Copyright by operatorku.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi, . . . Memberi banyak kehidupan, . . . Membuat orang ingin tahu, . . . Dan tiap orang pasti mengalami cinta, . . . Cinta itu keikhlasan, . . . Cinta itu Kemauan, . . . Cinta itu saling mengerti, . . . Cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati, . . . Jadikan cinta litu indah dihatimu, . . . Karena cinta bisa seindah yang kau mau, . . . Aku mencintaimu Dalam segala kurang dan lebihmu, . . . Dalam pintaku pada-NYA terselip namamu yang selalu kurindu, . . . . . . ,I LOVE U, . . . Read more at: http://operatorku.blogspot.com/2012/07/puisi-cinta.html Copyright by operatorku.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini

Sabtu, 24 November 2012

Metode Yang Benar Dalam Memahami Islam



Metode Yang Benar Dalam Memahami Islam
Adalah suatu fenomena yang kita saksikan dan tidak bisa dipungkiri bahwasanya ummat Islam sudah terpecah belah menjadi beberapa golongan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sendiri mengabarkan bahwasanya ummatnya akan terpecah menjadi 73 golongan (dan ini sudah terjadi), semuanya masuk neraka kecuali satu golongan yaitu orang-orang yang mengikuti Rasulullah dan para shahabatnya.

Akan tetapi, ketika ditanyakan kepada golongan-golongan tersebut, mereka menjawab bahwasanya mereka berpegang teguh kepada Al-Qur`an dan As-Sunnah bahkan masing-masing golongan menyatakan golongannyalah yang benar sedangkan yang lainnya salah/sesat, bersamaan dengan itu kita ketahui dan saksikan bahwa golongan-golongan tersebut satu sama lainnya saling bertentangan, bermusuhan bercerai-berai dan tidak berada dalam satu manhaj yang menyatukan mereka. Hal ini seperti dikatakan di dalam sya'ir: "Setiap orang mengaku punya hubungan dengan Laila akan tetapi Laila tidak mengakuinya

Untuk itu satu hal yang pasti bagi kita bahwasanya kebenaran itu hanya satu dan tidak berbilang yaitu golongan yang benar dan selamat hanya satu yaitu orang-orang yang mengikuti Rasulullah dan para shahabatnya (salaf) sebagaimana dinyatakan oleh Rasulullah dalam haditsnya yang mutawatir. Dengan kata lain golongan yang selamat tersebut adalah orang-orang yang memahami dinul Islam dengan pemahaman salafush shalih (manhaj salaf).

Sedangkan manhaj salaf adalah suatu istilah untuk sebuah jalan yang terang lagi mudah, yang telah ditempuh oleh para shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, tabi'in dan tabi'ut tabi'in di dalam memahami dinul Islam yang dibawa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Seorang yang mengikuti manhaj salaf ini disebut Salafy atau As-Salafy, jamaknya Salafiyyun atau As-Salafiyyun.

Al-Imam Adz-Dzahabi berkata: "As-Salafi adalah sebutan bagi siapa saja yang berada di atas manhaj salaf." (Siyar A'lamin Nubala` 6/21).

Kemudian di sini akan dikemukakan sebagian dalil-dalil yang menyatakan bahwa manhaj yang benar dalam memahami agama adalah manhaj salaf serta kewajiban bagi kita untuk mengikuti manhaj tersebut, yaitu:

1. Firman Allah subhanahu wa ta'ala :"Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalannya orang-orang yang telah Engkau beri nikmat." (Al-Fatihah:6-7).

Al-Imam Ibnul Qayyim berkata: "Mereka adalah orang-orang yang mengetahui kebenaran dan berusaha untuk mengikutinya?, maka setiap orang yang lebih mengetahui kebenaran serta lebih konsisten dalam mengikutinya, tentu ia lebih berhak untuk berada di atas jalan yang lurus. Dan tidak diragukan lagi bahwa para shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, mereka adalah orang-orang yang lebih berhak untuk menyandang sifat (gelar) ini daripada orang-orang Rafidhah (Syi'ah)." (Madarijus Salikin 1/72).

Hal ini menunjukkan bahwa manhaj yang mereka tempuh dalam memahami agama ini adalah manhaj yang benar dan di atas jalan yang lurus, sehingga orang-orang yang berusaha mengikuti manhaj dan jejak mereka, berarti telah menempuh manhaj yang benar dan berada di atas jalan yang lurus pula.

2. "Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kalian (ummat Islam), ummat yang adil dan pilihan agar kalian menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam) menjadi saksi atas (perbuatan) kalian." (Al-Baqarah:143).

Allah telah menjadikan mereka orang-orang pilihan lagi adil, mereka adalah sebaik-baik ummat, paling adil dalam perkataan, perbuatan serta keinginan mereka, karena itu mereka berhak untuk menjadi saksi atas sekalian manusia, Allah mengangkat derajat mereka, memuji mereka serta menerima mereka dengan penerimaan yang baik.
Dengan ini jelaslah bahwasanya pemahaman para shahabat merupakan hujjah atas generasi setelah mereka dalam menjelaskan nash-nash Al-Qur`an dan As-Sunnah.

3. "Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus." (Ali 'Imran:101).

Para shahabat adalah orang-orang yang berpegang teguh kepada agama Allah, karena Allah adalah pelindung bagi siapa saja yang berpegang teguh kepada (agama)-Nya sebagaimana firman Allah: "Dan berpeganglah kalian pada tali Allah. Dia adalah pelindung kalian maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong." (Al-Hajj:78).
Dan telah dimaklumi bahwasanya perlindungan dan pertolongan Allah kepada para shahabat sangat sempurna, hal tersebut menunjukkan bahwasanya mereka adalah orang-orang yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, mereka adalah orang-orang yang memberi petunjuk dengan persaksian dari Allah.

4. "Kalian adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah." (Ali 'Imran:110).
Allah telah menetapkan atas mereka keutamaan atas sekalian ummat, hal tersebut karena keistiqamahan mereka pada segala hal, karena mereka tidak akan melenceng dari jalan yang lurus, Allah telah bersaksi atas mereka bahwasanya mereka menyuruh kepada setiap yang ma'ruf, mencegah dari setiap kemunkaran, berdasarkan hal tersebut merupakan suatu keharusan bahwasanya pemahaman mereka merupakan hujjah bagi generasi setelahnya hingga Allah menetapkan putusannya.

5. "Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali." (An-Nisa`:115).
Berkata Al-Imam Ibnu Abi Jamrah Al-Andalusi: "Para 'ulama telah menjelaskan tentang makna firman Allah (di atas): Sesungguhnya yang dimaksud dengan orang-orang mukmin di sini adalah para shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan generasi pertama dari ummat ini,?." (Al-Mirqat Fi Nahjissalaf Sabilun Najah hal. 36-37).
Syaikhul Islam berkata: "Dan sungguh keduanya (menentang Rasul dan mengikuti selain jalannya orang-orang mukmin-red) adalah saling terkait, maka siapa saja yang menentang Rasul sesudah jelas baginya kebenaran, pasti ia telah mengikuti selain jalan orang-orang mukmin. Dan siapa saja yang mengikuti selain jalan orang-orang mukmin maka ia telah menentang Rasul sesudah jelas baginya kebenaran." (Majmu' Fatawa 7/38).

Maksud ayat tersebut, bahwasanya Allah mengancam siapa saja yang mengikuti selain jalannya orang-orang mukmin (dengan neraka Jahannam), maka jelaslah bahwasanya mengikuti jalannya para shahabat dalam memahami syari'at Allah wajib hukumnya, sedangkan menyalahinya merupakan suatu kesesatan.

6. "Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar." (At-Taubah:100).

Makna dalil tersebut, bahwasanya Tuhan manusia memuji orang-orang yang mengikuti manusia terbaik, maka diketahui dari hal tersebut bahwasanya jika mereka mengatakan suatu pandangan kemudian diikuti oleh pengikutnya pantaslah pengikut tersebut untuk mendapatkan pujian dan ia berhak mendapatkan keridhaan, jika sekiranya mengikuti mereka tidak membedakan dengan selain mereka maka tidak pantas pujian dan keridhaan tersebut.

7. "Dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa." (Al-Furqan:74).
Maka orang-orang bertaqwa secara keseluruhan berimam kepada mereka. Adapun taqwa merupakan kewajiban, di mana Allah dengan gamblang menyebutkannya dalam banyak ayat. Tidak memungkinkan untuk menyebutkannya di sini, maka jelaslah bahwa berimam kepada mereka wajib, adapun berpaling dari jalan mereka akan menyebabkan fitnah dan bencana.

8. "Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku." (Luqman:15).
Seluruh shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah orang-orang yang kembali kepada Allah, maka Allah memberikan hidayah kepada mereka dengan perkataan yang baik, serta berbuat amal shalih.
Maka merupakan suatu kewajiban untuk mengikuti manhaj para shahabat dalam memahami agama Allah baik yang ada dalam Al-Qur`an ataupun As-Sunnah.

9. "Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka bersabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami." (As-Sajdah:24).
Sifat-sifat yang disebutkan pada ayat tersebut di atas adalah berkenaan dengan sifat-sifat para shahabat Nabi Musa 'alaihis salam, Allah mengabarkan bahwasanya Dia menjadikan mereka sebagai imam yang diikuti oleh orang-orang sesudah mereka karena kesabaran dan keyakinan mereka, jika demikian kesabaran dan keyakinan merupakan jalan untuk menjadi Imam (pemimpin) dalam agama.

Dan sangat dimaklumi bahwasanya shahabat-shahabat Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam lebih berhak dengan sifat-sifat tersebut daripada ummat Nabi Musa, mereka lebih sempurna keyakinan dan kesabaran dari segenap ummat, maka mereka lebih berhak untuk menjadi imam dan ini merupakan hal yang paten berdasarkan persaksian dari Allah dan pujian Rasulullah atas mereka.

Adapun dalil-dalil dari As-Sunnah adalah sebagai berikut:

1. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah (generasi) pada zamanku, kemudian setelah mereka, kemudian generasi berikutnya." (HR. Al-Bukhari dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu).
Allah telah melihat hati-hati para shahabat Rasulullah di mana Dia mendapatkannya sebaik-baik hati para hamba setelah hati Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu Dia memberikan kepada mereka pemahaman yang tidak dapat dijangkau oleh generasi berikutnya, karena itulah apa yang dalam pandangan shahabat merupakan suatu kebaikan demikian pula dalam pandangan Allah dan apa yang dalam pandangan shahabat jelek, jelek pula dalam pandangan Allah.

2. Dari Abu Musa Al-Asy'ari radhiyallahu 'anhu berkata: "Kami melaksanakan shalat maghrib bersama Rasulullah, lalu kami berkata: "Sekiranya kita tetap di sini hingga kita melaksanakan shalat 'isya bersama beliau", kemudian kami duduk, lalu beliau mendatangi kami seraya berkata: "Kalian masih tetap di sini?" kami berkata: "Ya Rasulullah, kami shalat bersama Engkau, kemudian kami berpendapat: kita duduk di sini hingga melaksanakan shalat 'isya bersama Engkau." Beliau berkata: "Ya". Abu Musa berkata: "Kemudian beliau mengangkat kepalanya ke langit dan beliau sering melakukan hal tersebut, lalu beliau bersabda: "Bintang-bintang adalah penjaga langit, jika bintang-bintang telah redup, diberikan kepada langit persoalannya dan Aku adalah penjaga bagi shahabat-shahabatku, jika aku telah tiada maka persoalan akan diserahkan kepada shahabat-shahabatku, dan shahabat-shahabatku adalah penjaga ummatku, jika shahabat-shahabatku telah tiada maka persoalan diserahkan kepada ummatku". (HR. Muslim).

3. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah kalian mencela shahabat-shahabatku, demi Dzat yang jiwaku ada ditangan-Nya, seandainya salah seorang di antara kalian berinfaq dengan emas sebesar gunung uhud, tidak dapat menyamai (pahala) satu mud infaq mereka, tidak pula setengahnya." (Muttafaqun 'alaih).

4. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya barangsiapa di antara kalian yang hidup sepeninggalku nanti maka ia akan melihat perselisihan yang banyak. Oleh karena itu wajib bagi kalian untuk berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah Al-Khulafa` Ar-Rasyidin yang terbimbing, berpeganglah erat-erat dengannya dan gigitlah ia dengan gigi-gigi geraham?" (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ad-Darimi dan lainnya dari Al-'Irbadh bin Sariyah, lihat Irwa`ul Ghalil no. 2455).

5. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Terus-menerus ada sekelompok kecil dari ummatku yang senantiasa tampil di atas kebenaran. Tidak akan memudharatkan mereka orang-orang yang menghinakan mereka sampai datang keputusan Allah dan mereka dalam keadaan seperti itu." (Muttafaqun 'alaih dari Tsauban radhiyallahu 'anhu, dan ini adalah lafazh Muslim).

6. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "?Ummatku akan terpecah belah menjadi 73 golongan, semuanya masuk ke dalam neraka kecuali satu golongan. Beliau ditanya: "Siapa dia wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "(golongan) yang berada di atas apa yang aku dan para shahabatku berada (di atasnya)." (HR. At-Tirmidzi dari 'Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash).

Sedangkan ucapan para 'ulama akan wajibnya berpegang dengan manhaj salaf adalah:
Al-Imam Al-Auza'i berkata: "Wajib bagimu untuk mengikuti jejak salaf walaupun orang-orang menolakmu dan hati-hatilah dari pemahaman/pendapat tokoh-tokoh itu walaupun mereka mengemasnya untukmu dengan kata-kata (yang indah)." (Asy-Syari'ah, Al-Ajurri hal. 63).

Al-Imam As-Sam'ani berkata: "Syi'ar Ahlus Sunnah adalah mengikuti manhaj as-salafush shalih dan meninggalkan segala yang diada-adakan (dalam agama)." (Al-Intishar li Ahlil Hadits, Muhammad bin 'Umar Bazmul hal. 88).

Al-Imam Al-Ashbahani berkata: "Barangsiapa menyelisihi shahabat dan tabi'in (salaf) maka ia sesat, walaupun banyak ilmunya." (Al-Hujjah fii Bayanil Mahajjah 2/437-438).

Al-Imam Asy-Syathibi berkata: "Segala apa yang menyelisihi manhaj salaf maka ia adalah kesesatan." (Al-Muwafaqat 3/284).

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: "Tidak tercela bagi siapa saja yang menampakkan manhaj salaf, berintisab dan bersandar kepadanya, bahkan yang demikian itu disepakati wajib diterima, karena manhaj salaf pasti benar." (Majmu' Fatawa 4/155). Beliau juga berkata: "Bahkan syi'ar ahlul bid'ah adalah meninggalkan manhaj salaf." (Majmu' Fatawa 4/155).

Semoga Allah subhanahu wa ta'ala senantiasa membimbing kita untuk mengikuti manhaj salaf di dalam memahami dinul Islam ini, mengamalkannya dan berteguh diri di atasnya, sehingga bertemu dengan-Nya dalam keadaan husnul khatimah. Amin Ya Rabbal 'Alamin. Wallahu a'lamu bish shawab.

Jumat, 23 November 2012

Penyelamatan Asal-usul Budaya, Perlu Database








Klaim berulang yang dilakukan pemerintah Malaysia terhadap budaya Tanah Air tampaknya membuat pemerintah tersadar. Pembentukan database nasional yang terstruktur dan kom­prehensif atau database yang menjamin per­lindungan kebudayaan asli Indonesia seperti sumber daya genetik, pengetahuan tradisional, ekspresi budaya tradisional dan cerita rakyat.

Pembentukan tersebut dibahas oleh beberapa pakar dari 10 kementerian terkait, organisasi internasional di antaranya World Intellectual Property Organization (WIPO), dan South Centre, serta kedutaan besar negara sahabat yang digelar dalam simposium internasional di Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali,  beberapa waktu lalu.

“Simposium itu sangat penting bagi Indonesia karena melindungi asal usul budaya genentik Tanah Air. Untuk itu perlu adanya per­lindungan budaya berbagai daerah yang sangat berharga bagi bangsa dan juga membawa nilai ekonomi yg tinggi,” kata Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Inter­nasional Kementerian Luar Negeri, Ling­gawaty Hakim.

Ia mengatakan bahwa selama ini di setiap kementerian terkait telah memiliki database namun hal itu belum terpadu dan kom­prehen­sif.

Nantinya pencatatan yang kom­prehensif budaya dari seluruh wilayah Indonesia itu bisa didaf­tarkan ke Badan PBB bidang Pendidikan, Pengetahuan, dan Budaya (UNESCO).

Indonesia mengharapkan de­ngan adanya data budaya asli terpadu itu dapat mengantisipasi adanya pengakuan budaya Tanah Air oleh negara asing.

“Budaya asli Indonesia bisa didaftarkan ke UNESCO, kalau belum memiliki database nanti bisa diakui negara lain,” katanya.

Sementara di tingkat inter­nasional, Indonesia telah memegang peranan penting dalam partisipasi aktif terkait perlindungan budaya guna membentuk perjanjian inter­nasional perlindungan dan peman­faatan budaya asli itu.
Simposium internasional itu mengangkat tema “Memastikan Perlindungan GRTKF Melalui Penyatuan Database”. Simposium menghasilkan beberapa kesimpulan dan rekomendasi, antara lain perlunya disusun database nasional yang dapat diakes kalangan umum.

GRTKF merupakan singkatan dari genetic resources traditional knowledge and folklore atau sumber daya genetika, pengetahuan tradi­sional dan ekspresi budaya tradisional.

Selain itu, perlu ditetapkannya kebijakan yang berkomitmen (commit­ted) dapat dilaksanakan (doable). Dari praktek dan pe­ngalaman yang ada telah mem­buktikan bahwa kebijakan perlin­dungan GRTKF harus berakar pada komitmen penuh dari para pe­mangku kepentingan nasional.

Kedua, komitmen di tingkat internasional terus meningkat. Masyarakat internasional perlu menjaga momentum tersebut untuk menegakkan dan menyelesaikan draft teks instrumen hukum di bidang sumber daya genetika, pengetahuan tradisional dan eksp­resi budaya tradisional dalam rangka untuk melindungi GRTKF. Hal ini dilakukan dalam rangka menyediakan perlin­dungan bagi GRTKF.

Ketiga, terdapat dua jalur untuk mekanisme perlindungan yaitu perlindungan defensif dan perlin­dungan positif. Mengingat perlin­dungan positif akan memer­lukan proses dan waktu yang lama, maka mekanisme perlindungan defensif melalui pembentukan database GRTKF menjadi pilihan yang tepat. Pendokumentasian GRTKF melalui database nasional, tidak hanya efektif untuk pelestarian dan perlindungan, tetapi juga mampu mempromosikan mekanisme yang efektif bagi pengelolaan GRTKF.

Keempat, semua pemangku kepentingan terkait perlu beker­jasama untuk membentuk database tersebut. Kalangan swasta dan akademisi perlu diyakinkan bahwa pembentukan database tersebut juga akan menguntungkan bagi mereka dan pekerjaan mereka, baik bisnis maupun penelitian. Dengan kata lain, database tidak akan menjadi eksklusif hanya untuk instansi pemerintah terkait namun juga akan dapat diakses oleh kalangan umum.

Kelima, sosialisasi mainkan peran penting. Para pemangku kepentingan terkait harus menjalin koordinasi yang efektif dalam men­sosialisasikan dan menjangkau masyarakat. Dengan demikian ma­syarakat tahu pentingnya data­base dan perlindungan hukum GRTKF.

Lebih jauh, langkah-langkah strategik perlu diambil untuk memastikan upaya-upaya sosia­lisasi dapat dikelola dan dipelihara secara komprehensif.

Simposium ini telah dihadiri oleh peserta-peserta dari Perwakilan Asing di Jakarta, kantor-kantor hukum yang bergerak di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), insti­tusi-institusi penelitian, para akademisi di bidang HKI, kalangan swasta, media massa dan institusi HKI negara-negara sahabat.

Linggawaty Hakim memaparkan nilai perdagangan dari peman­faatan HAKI sumber daya genetika men­capai 500 hingga 800 miliar dollar per tahun.

“Dengan nilai moral dan ekono­mi ini, kita harus dan kita memiliki semua alasan untuk memastikan perlindungan GRKTF tidak hanya bagi keuntungan kita namun juga dunia secara keseluruhan,” tegasnya di hadapan 60 peserta simposium itu, termasuk sejumlah peserta dari Amerika Serikat, Libya, Ekuador, Peru, dan India. Masyarakat inter­nasional telah memberikan perha­tian khusus terhadap isu GRKTF ini. Namun sayang, GRKTF belum mendapatkan perlindungan yang setingkat dengan HAKI.

Sambil berupaya meram­pung­kan kesepakatan di tingkat inter­nasional, Linggawaty meman­dang perlunya perlindungan defensif di tingkat nasional. Perlindungan ini dapat dicapai melalui pembentukan database nasional mengenai GRKTF.

Pengembangan database ini, menjadi langkah penting, bersifat komplementer dan mendukung proses negosiasi di forum WIPO (World Intellectual Property Orga­nization).

Linggawaty mengingatkan bah­wa Pasal 33 dari UUD 1945 mengamanatkan perlindungan GRTKF. Untuk itu kita terus berupaya membangun kesadaran dan mewujudkan visi bersama diantara semua kementerian, lembaga dan pemerintah daerah.

Kamis, 22 November 2012

Lima Pelukis Kaki dan Mulut Hasilkan Lukisan Indah

Lima Pelukis Kaki dan Mulut Hasilkan Lukisan Indah

Tidak selamanya orang yang cacat tubuh tidak bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu. Misalnya saja karya dari lima orang penyandang cacat yang menghasilkan lukisan yang indah, walaupun hanya menggunakan mulut dan kaki dalam menorehkan cat di kanvas. Semangat inilah yang patut dicontoh karena dengan keterbatasan fisik mampu menghasilkan karya lukisan yang indah.

Lima orang pelukis kaki dan mulut, berkumpul di Hotel Catalina, Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Untuk melakukan work shop melukis dan bertemu dengan sesama pelukis kaki dan mulut lainnya. Lima pelukis penyandang cacat tersebut antara lain Benyamin Tan dari Jakarta, Agus Yusuf dari Madiun, Salim Harama dari Yogyakarta, Faisal Rudi dari Jakarta, dan Sabar Subradi dari Salatiga.

Kelimanya tampak serius melukis bangunan Candi Borobudur. Mereka menyadari kekurangan fisiknya, namun mereka semangat menunjukkan kemampuan melukis dari hati yang dituangkan lewat cat dan kanvas. Ketidaksempurnaan tubuh sejak lahir, tidak menghalangi mereka untuk berkarya. Dengan tekat yang kuat, mereka mampu menghasilkan lukisan yang indah, walaupun melukis dengan kaki atau mulut. Dengan keterbatasan fisik, mereka ingin bisa melakukan apa pun, semangat tak susut untuk memanfaatkan kelebihannya di bidang seni lukis.

Agus Yusuf, salah satu pelukis mulut, merasa terpacu dan semangat dengan melukis bersama dan belajar lebih agar karyanya lebih indah. Dari kegiatan ini, ia merasa puas dan bertambah semangat. Pasalnya, teryata ia tidak sendiri di tengah keterbatasan, banyak teman penyandang cacat namun mereka punya kelebihan dan tetap bersemangat menjalani kehidupan.

Dari pertemuan ini, mereka saling memotivasi tetap melukis hingga akhir hayat karena melalui lukisan itu, mereka ingin menunjukkan bahwa penyandang cacat punya kelebihan. Tidak harus tenggelam oleh kekurangan fisik, namun dari kekurangan ini hasil karya mereka bisa dinikmati, bahkan sampai ke mancanegara.

Rabu, 21 November 2012

10 Langkah Antisipasi Kejahatan di Jalan



Jalan raya merupakan salah satu kawasan yang mesti dihadapi dengan pintar dan waspada. Ancamannya tidak hanya kecelakaan jalan raya, tapi juga aksi kejahatan. Bahkan mobil yang tertutup rapat pun kadang tidak bisa melindungi penumpangnya. Salah satu penyebabnya, kurangnya kewaspadaan pengendara yang memudahkan pelaku kriminal melancarkan aksinya.

Sebelum Anda jadi korban, saat berkendara selalu terapkan 10 langkah dari Bintarto Agung (Indonesia Defensive Driving Centre) dan Ryanald Jonatahn (Royal Security) berikut ini. 

1. Siap mental dan fisik

Hindari mengemudi bila tubuh tidak fit, sakit, dikuasai emosi seperti sedih, marah, senang berlebihan atau stress. Kondisi ini menurunkan kewaspadaan, pengemudi jadi ceroboh dan kurang menyadari ancaman di sekitarnya.

2. Lakukan perencanaan perjalanan

Atur jam dan rute perjalanan. Kenali dan hindari daerah-daerah rawan kejahatan dan macet. Hindari mengemudi sendiri pada malam hari. Bila tak terelakkan, pilih jalur yang terang dan ramai. Lebih baik lebih jauh tapi aman daripada dekat tapi rawan, gelap, jalannya rusak dan tidak familiar.

3. Persiapkan kendaraan

Selalu lakukan pre-trip inspection. Cek semua bagian kendaraan. Ban, kunci, lampu-lampu sampai mesin, pastikan semua bekerja dengan baik. Supaya jangan sampai harus berhenti di tengah jalan karena mobil mogok.

4. Jaga Penampilan

Jangan memakai dandanan dan perhiasan berlebihan, karena mengundang perampok. Apalagi kalau kaca mobil cukup terang. Wanita cenderung dipilih jadi korban, kalau mengemudi malam, lebih baik bila tidak terlalu terlihat bila Anda wanita.

5. Amankan Bawaan

Jangan biarkan barang berserakan di jok atau dasbor. Letakkan dompet dan handphone di tempat tertutup, tas kerja, laptop, kamera dan sebagainya di bagasi agar tak terlihat dari luar.

Penjahat mengincar saat mobil berjalan, macet, sampai saat mengisi bahan bakar di SPBU. Mereka tidak seketika beraksi di SPBU. Begitu melihat barang berharga, mereka menguntit dan melancarkan aksi perampokan begitu ada kesempatan, jalan sepi misalnya.

6. Defensive Driving

Sabar, kontrol emosi, tidak mudah terprovokasi oleh kondisi diluar kendaraan, seperti pengendara yang ugal-ugalan di dekat Anda. Modus penjahat cukup beragam, salah satunya memanfaatkan emosi korbannya. Dengan pura-pura tertabrak, marah-marah sampai memancing pengemudi keluar dari kendaraannya.

7.Pilih-Pilih Parkir & Berhenti

Bila mesti berhenti seperti ke ATM atau toko, jangan parkir terlalu jauh. Makin jauh, makin besar peluang jadi korban kejahatan. Pilih lokasi ATM dan parkir yang terang, punya personel keamanan/satpam, ramai dan dekat pintu masuk. Bila dapatnya jauh, minta temani personel security. Amati sekitar mobil, sampai kolong, pastikan tidak ada orang mencurigakan sebelum menuju ke mobil.

8. Maksimalkan Gadget

Ponsel, GPS sampai alarm, bisa membantu membuat perjalanan lebih cepat sekaligus aman. Dari membantu pilih rute, menandai lokasi berbahaya yang mesti dihindari, sampai nomor telpon polisi di speed dial. Jangan lupa, beri tahu orang terdekat bila akan berpegian.

9. Hadapi Razia

Tanyakan selalu identitas aparat sebelum dilakukan pemeriksaan. Jangan berhenti apabila diberhentikan oleh oknum atau razia di tempat yang sangat sepi. Segera cari pos polisi terdekat untuk berhenti.

10. Dilarang keras : Panik

Ini pantangan keras untuk pengemudi di manapun. Panik membuat orang tidak bisa berpikir jernih dan menyelesaikan masalah, justru memperburuk situasi. Tetap tenang, tarik napas dalam bila menghadapi masalah. Bila terjadi insiden, seperti jadi korban modus pura-pura tertabrak, jangan langsung berhenti dan keluar mobil. Pilih tempat yang ramai dan terang, kalau bisa kantor polisi.

Selasa, 20 November 2012

Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Agar Selalu Sehat



Hai, sahabat, tips kesehatan. Memiliki tubuh yang sehat merupakan keinginan setiap orang termasuk anda. Dengan tetap sehat, maka aktivitas yang kita lakukan bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan kita. Dengan sehat pula, maka kita tidak harus mengeluarkan waktu dan biaya untuk membeli obat atau pergi ke rumah sakit. Jadi kita harus selalu bersyukur dengan nikmat sehat yang diberikan Tuhan YME kepada kita semua.

      Sahabat, tips kesehatan. Ukuran sehat yaitu ketika kita mampu menjaga daya tahan tubuh dari serangan penyakit yang selalu menerpa seperti peyakit demam, flu, batuk dan lain-lain. Lalu bagaimana kita bisa menjaga daya tahan tubuh yang benar agar selalu sehat dan bugar setiap hari....? Berikut ini tips kesehatan yaitu Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Agar Selalu Sehat :


  1. Istirahat yang cukup setiap harinya, merupakan salah satu faktor untuk menjaga daya tahan tubuh anda. 
  2.  Didalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang tenang dan sehat juga. Maka usahakan selalu berpikiran positif terhadap segala masalah yang menerpa kita. 
  3.  Setiap pagi, usahakan selalu melakukan olahraga secara teratur. Ini bertujuan untuk menjaga kondisi tubuh agar selalu bugar dan sehat. 
  4.  Selalu memastikan bahwa makanan yang anda makan sudah higienis atau sudah di cuci dengan bersih atau dimasak dengan matang yang sempurna. 
  5.  Makanlah dengan porsi yang wajar jangan berlebihan. Di khawatirkan badan anda akan mengalami kegemukan dan riskan terkena penyakit yang terkait dengan kegemukan atau obesitas.
  6.  Penuhi makanan yang berserat setiap harinya. Makanan yang berserat yaitu apel, wortel maupun kacang-kacangan. Fungsi makanan berserat ini yaitu menjaga tubuh dari serangan bakteri. 
  7.  Penuhi kebutuhan vitamin D. karena vitamin D ini berfungsi untuk menstimulus sel imun untuk menghalau virus dan bakteri. Vitamin D dapat ditemukan pada sinar matahari, telur, hati dan ikan.

Senin, 19 November 2012

Apa Beda Bayi Tabung dan Bayi Normal?

Apa Beda Bayi Tabung dan Bayi Normal?

Bayi tabung bukan hal baru lagi di Indonesia. Hal ini terlihat dari semakin banyak pasangan suami istri yang mengikuti program tersebut.

Ketua Perkumpulan Fertilisasi In Vitro Indonesia (Perfitri) dr. Soegiharto Soebijanto, Sp.OG(K) mengatakan bahwa semakin banyak pasien yang melakukan bayi tabung. Diperkirakan ada sekitar tiga ribu pasien per tahun yang melakukan program ini. Meskipun tenaga kesehatan yang tersedia di Indonesia masih terbatas.

"Pasangan usia subur di Indonesia sebesar 47 juta, yang ngga punya anak 15 persen. Sedangkan dokter yang menangani bayi tabung masih sedikit, 50 orang untuk 20 rumah sakit," ucap Soegiharto.

Hambatan yang program bayi tabung, lanjut Soegiharto, keberhasilannya belum dapat mencapai angka 100 persen. Pasutri yang melakukan bayi tabung tahun ini bisa berhasil, tetapi tahun selanjutnya dapat gagal.
"Sebab gagal apa, ya nggak tahu. Yang pasti nggak ada perbedaan anak yang dilahirkan normal dengan bayi tabung. Dia sehat, berprestasi, malah pasien saya udah ada yang jadi dokter, dia lahir tahun 1989," kisah dokter dari RSCM tersebut.

Bayi tabung pertama kali ada di Indonesia tahun 1987. Awalnya rumah sakit yang dapat melakukan program ini hanyalah RSCM dan RS Harapan Kita. Namun sekarang ada sekitar 20 rumah sakit yang tersebar di delapan kota. Di Jakarta terdapat RSCM, RS Bunda Menteng, RS Asri, RS Gading Pluit, RS Sammarie, RSPAD, RSIA Family Pluit Mas, RS Harapan Kita, RS dan Abdi Waluyo.